Bupati Gumas Tinjau Posko Gugus Tugas Covid-19 di Sepang

Bupati Jaya Samaya Monong (dua dari kiri) berada di Posko Siaga Darurat Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran   Virus Corona atau Covid-19 di desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gumas didampingi Pabung Kodim 1016/PLK Mayor Inf Wiyanto, Kepala BPBD Gumas, Champili, serta Kadis Kesehatan dr Maria Efianti. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, meninjau Posko Siaga Darurat Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran  Virus Corona atau Covid-19 di desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gumas, Rabu(1/4/).

Turut mendampingi Bupati, Anggota Komisi II DPRD Gumas yang membidang Perekonomian dan Pembangunan, Pdt Rayaniatie Djangkan dan Sahriah, Pabung Kodim 1016/PLK Mayor Inf Wiyanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gumas, Champili, Kadis Kesehatan dr Maria Efianti, Kasat Sabhara Polres Gumas AKP Suyatno, Camat Sepang Rosalia, dan sejumlah pejabat eselon III dan IV BPBD serta Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan.

Pemeriksaan suhu tubuh warga yang melintas di Posko Siaga Darurat Gugus Tugas pencegahan Penyebaran  Virus Corona atau Covid-19 di desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gumas.(Media Dayak/Novri JK Handuran)

Bupati menyatakan, Posko di bangun sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

“Kita (Gumas) masih zona hijau penyebaran Virus Corona. Pemerintah Daerah dan tentunya kita semua tidak ingin ada masyarakat Gunung Mas yang terkena Virus Corona, sehingga posko ini di bangun supaya orang yang keluar masuk Kabupaten Gunung Mas diperiksa suhu tubuhnya menggunakan alat pengukur suhu tubuh, thermogun,” jelas Jaya kepada sekelompok pewarta.

Usai pemeriksaan suhu tubuh warga masuk bilik sterilisasi di Posko Siaga Darurat Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran  Virus Corona atau Covid-19 di desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gumas. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Bupati terangkan, masyarakat yang melintas menggunakan motor, kendaraan roda empat bahkan truck akan diberhentikan dan diperiksa suhu tubuhnya dan selanjutntya memasuki bilik sterlisasi dan diberikan masker.

“Kegiatan ini melibatkan petugas dari Dinas Kesehatan, BPBD, Polisi, Tentara, Personil Satpol PP dan dari Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan,” ujar Jaya.

“Selain di sini, Posko Siaga Darurat Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 kita bangun juga di desa Takaras, Kecamatan Manuhing,” kata Bupati.

Terkait hasil pemeriksaan suhu tubuh masyarakat yang melintas menggunakan thermogun di Posko Siaga Darurat Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran   Virus Corona atau Covid-19 di desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, Jaya akui ada 2 orang dengan suhu di atas normal.

“Mereka akan ditangani lebih lanjut. Apakah positif atau tidak. Kita berharap mereka negatif Virus Corona,” ucapnya.

Kembali Jaya mengingatkan masyarakat Gumas untuk mentaati anjuran Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten serta Maklumat Kapolri.

Warga mencuci tangan sebelum pemeriksaan suhu tubuh di Posko Siaga Darurat Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran  Virus Corona atau Covid-19 di desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gumas.(Media Dayak/Novri JK Handuran)

“Kalau masyarakat ingin selamat, tidak ingin terkena Virus Corona, taati anjuran Pemerintah dan Maklumat Kapolri, demi kebaikan bersama,” tegas Bupati.

Melalui pesan elektroniknya, Ketua Ormas Kudatama (Komunitas Utus Dayak Mandau Talawang) Gumas, Firion Waiser Duling menyampaikan menyambut baik adanya  Posko Siaga Darurat Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran   Virus Corona atau Covid-19 di desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, dan di desa Takaras, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gumas.

“Sangat tepat untuk memeriksa masyarakat yang keluar masuk Kabupaten Gunung Mas menggunakan alat pengukur suhu tubuh atau thermogun. Akan diketahui apakah masyarakat itu kesehatannya baik ataukah tidak. Kita ingin pastikan masyarakat daerah ini aman, tidak terkena Virus Corona,” ujar Firion. (Nov/Lsn)