Bupati Buka Pesparawi VI Tingkat Kabupaten

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Katingan dan kepala OPD lingkup Pemkab Katingan ketika menghadiri pembukaan Pesparawi VI tingkat Kabupaten Katingan di desa Tumbang Hiran kecamatan Marikit, kabupaten Katingan, Selasa malam (12/11).(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Bupati Katingan, Sakariyas buka secara resmi Pesparawi VI tingkat Kabupaten Katingan, di desa Tumbang Hiran kecamatan Marikit, Selasa malam (12/11), yang dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Sunardi NT Litang, Sekda Nikodemus, sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab setempat, FKPD, sejumlah anggota DPRD setempat, tokoh agama dan ratusan peserta dari 13 kontingen serta ribuan masyarakat setempat.
Bupati Katingan Sakariyas dalam sambutannya menyebutkan, Pesparawi VI tingkat Kabupaten Katingan tahun 2019 ini tidak lagi sekedar ajang perlombaan/festival ataupun seleksi untuk tingkat provinsi dan nasional saja, melainkan mengajak Gergeja-gereja dan umat Kristiani untuk bersama-sama memuji dan mengagungkan Tuhan kita dalam kuasa puji-pujian sebagai ungkapan syukur dan peningkatan iman kita secara pribadi selaku umat Tuhan.
“Dengan kata lain, Pesparawi tidak sekedar bernyanyi untuk berlomba, tetapi harus diarahkan kepada tujuan utama, yaitu memuliakan nama Tuhan melalui segala tingkah laku dan kerjasama yang mencerminkan persekutuan umat Kristen yang berdasarkan kasih,” jelasnya.
Selanjutnya, bila dikaitkan dengan sub thema yang sudah disepakati, yakni melalui puji-pujian kepada Tuhan, kita tingkatkan kesadaran dan komitmen bersama dalam membangun Katingan Bermartabat.
“Hal ini akan semakin relevan dengan visi kita bersama dalam membangun kabupaten Katingan yang kita cintai ini, yaitu Katingan Bermartabat untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” terang orang nomor satu di bumi Penyang Hinje Simpei ini.
Hubungannya dengan kegiatan ini, dia berharap dapat memberikan sumbangsih besar dalam mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama. Sehingga melalui acara ini pula, kita dapat terus merawat kerukunan antar umat beragama yang ada di kabupaten Katingan ini, baik untuk sekarang maupun untuk di masa-masa yang akan datang.
Jadi pada dasarnya, Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Katingan ini mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena, bukan hanya memiliki makna penting saja bagi umat Kristen, tetapi lebih dari itu, adalah sebagai perekat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di kabupaten Katingan.
“Sebagai Pemda, kita harus mendorong kegiatan positif seperti ini,” akunya. (Kas)