Bupati Barut Dukung Ibu Kota Negara di Kalimantan Tengah

DUKUNG PEMINDAHAN IBUKOTA-Bupati Barito Utara, H Nadalsyah bersama kepala daerah se Kalteng saat menghadiri dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara di Kalimantan Tengah di Ballroom Hotel Luwansa Palangka Raya, Jumat (19/7).(Media Dayak: diskominfosandi barut)

Palangka Raya, Media Dayak

       Sehubungan dengan rencana pemindahan Ibu Kota Negara,untuk mendapatkan pandangan dari Pemda dan para pakar terkait. Kementerian PPN/Bappenas melaksanakan Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara di Kalimantan Tengah di Ballroom Hotel Luwansa Palangka Raya, Jumat (19/7).

Acara yang dibuka Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran dihadiri oleh Deputi PPN/Bappenas, Plh Sekda Provinsi, unsur FKPD Provinsi, Kepala Daerah, Ketua DPRD, Kepala Perangkat Daerah terkait Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah, jajaran Bappenas RI, dan undangan lainnya.

Dalam paparannya, Deputi menyampaikan alasan kepindahan Ibu Kota yakni di Pulau Jawa terdapat sekitar 75 persen penduduk Indonesia, kontribusi ekonomi terhadap PDB Nasional 58,48 persen krisis ketersediaan air, konversi lahan, pertumbuhan urbanisasi, dan meningkatnya beban Jakarta sehingga terjadi penurunan daya dukung lingkungan dan besarnya kerugian ekonomi.

Pemindahan Ibu Kota Negara ke luar pulau Jawa akan mendorong perdagangan antar wilayah di Indonesia, mendorong investasi di Provinsi Ibu Kota Baru dan provinsi sekitarnya.

Sedangkan Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran memaparkan sejarah bahwa pada tanggal 17 Agustus 1957 Presiden Soekarno melalui pernyataan resmi menyatakan Palangka Raya menjadi “Modal dan Model” Ibu Kota Negara yang baru. Selanjutnya, Gubernur menjelaskan alasan-alasan mengapa Kalimantan Tengah harus menjadi Ibu Kota Negara Baru.

Bupati Barito Utara, H Nadalsyah berharap agar Kalimantan Tengah dapat ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia. Hal ini tentunya akan dapat berdampak juga pada peningkatan perekonomian di kabupaten Barito Utara.

Tentunya, untuk berurusan pada Pemerintah Pusat akan lebih cepat, karena sangat dekat.

“Saya atas nama pemerintah kabupaten Barito Utara menyambut gembira apabila Kalimantan Tengah ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara,” kata bupati H Nadalsyah.(lna)