Bupati Barito Utara H. Shalahuddin Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi P4GN Bersama BNN Kalteng

Bupati Barito Utara H Shalahuddin saat memberikan sambutan pada acara Audiensi dan Sinergi P4GN yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (11/2/2026).(Media Dayak:ist)
Muara Teweh, Media Dayak
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah guna mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Penegasan tersebut disampaikan Bupati H. Shalahuddin saat kegiatan Audiensi dan Sinergi P4GN yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol. Mada Roostanto, S.H., M.H., unsur Forkopimda, anggota DPRD, perwakilan Kejaksaan Negeri, Polres, Dandim, para kepala perangkat daerah, camat, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BNNP Kalimantan Tengah beserta jajaran sebagai wujud keseriusan bersama dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Barito Utara.
“Kami memiliki sebelas program unggulan dan dua belas kegiatan prioritas sebagai amanah pembangunan daerah. Semangat ini harus didukung seluruh stakeholder, karena pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama,” ujar H. Shalahuddin.
Ia menjelaskan, Kabupaten Barito Utara memiliki luas wilayah sekitar 8.300 kilometer persegi yang terdiri dari 9 kecamatan, 93 desa, dan 10 kelurahan dengan jumlah penduduk sekitar 160 ribu jiwa. Kondisi wilayah yang luas serta mobilitas masyarakat yang cukup tinggi menjadi tantangan tersendiri, termasuk dalam pengawasan peredaran narkoba.
Bupati juga mengungkapkan, berdasarkan informasi dari jajaran kepolisian, terjadi peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba sekitar 15 hingga 20 persen di wilayah Barito Utara. Situasi ini menjadi perhatian serius, terlebih dengan tingginya aktivitas pertambangan yang berpotensi menjadi celah masuknya peredaran narkoba.
“Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua. Karena itu, kami berharap melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan BNN Provinsi, angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Barito Utara dapat ditekan,” tegasnya.
Menurutnya, penanganan narkoba tidak hanya sebatas penindakan, tetapi juga harus mengedepankan upaya pencegahan melalui edukasi, sosialisasi, pembinaan, serta penguatan ketahanan keluarga dan masyarakat.
Ia menambahkan, kehadiran para camat dalam audiensi tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah, mengingat penyalahgunaan narkoba telah merambah hingga ke desa-desa.
“Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Kita harus membangun kesadaran bersama agar generasi muda kita tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Melalui audiensi ini, Bupati berharap terbangun komitmen yang semakin solid antara BNN Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, khususnya dalam penguatan kebijakan daerah dan dukungan penganggaran guna melaksanakan Program P4GN secara terintegrasi di seluruh tingkatan pemerintahan dan lapisan masyarakat.
“Kita ingin Barito Utara maju dan masyarakatnya sejahtera. Itu hanya bisa terwujud jika daerah kita aman, sehat, dan bersih dari narkoba,” pungkas H. Shalahuddin.(lna/Aw)