Bupati : Bangunan Wing C RSUD Muara Teweh yang Masih Belum Selesai

Sekda Provinsi Kalimantan H Nuryakin menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran saat membuka Rapat Kerja Sekretaris Daerah DAS Barito, di gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (2/8/2022).(Media Dayak/Ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut), dari Wing A dan Wing B sudah selesai 100 persen dan tinggal bangunan Wing C yang bangunannya masih belum selesai.

“Alhamdulillah, bangunan RSUD Muara Teweh dari Wing A dan Wing B sudah selesai 100 persen, dan yang masih belum selesai hingga saat ini tinggal bangunan Wing C RSUD Muara Teweh,” kata bupati H Nadalsyah saat menyampaikan sambutannya pada acara Raker Sekda DAS Barito di gedung Balai Antang, Selasa (2/8/2022).

Dikatakan Nadalsyah, usulan ini sudah kita sampaikan kepada Sekda Provinsi Kalteng. Bahwa ini merupakan salah satu janji provinsi untuk menyelesaikan bangunan Wing C RSUD Muara Teweh ini.

“Namun, karena ada sesuatu dan lain hal, sehingga bangunan RSUD ini masih terhambat. Diharapkan dalam pertemuan pada hari ini, usulan-usulan khususnya dari Barito Utara dan pada umumnya seluruh Kabupaten yang ada di DAS Barito ini bisa didengae oleh pak Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran,” kata Nadalsyah.

Karena kata Nadalsyah, walaupun bagaimana DAS Barito merupakan penyumbang suara untuk beliau menjadi Gubernur dua periode. “Mudah-mudahan kita sama-sama dari DAS Barito agar bisa diperhatikan pak Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran,” kata dia.

Menanggapi apa yang disampaikan bupati Barito Utara H Nadalsyah, Sekda Provinsi Kalteng, Drs H Nuryakin mengatakan apa yang disampaikan oleh bupati Barito Utara H Nadalsyah, menjadi atensi dari pihak Pemprov Kalteng.

“Untuk bangunan RSUD Muara Teweh, sudah ada dibenak dan sudah ada didalam pikiran beliau (Bapak Gunernur Kalteng-red). Jadi itu tetap merupakan utang beliau yang masih belum terbayarkan. Sebelum selesai saya tahun 2024 nanti kata pak Gubernur, bangunan RSUD Muara Teweh itu akan diselesaikan,” kata Nuryakin.

Sekda Provinsi mengakui bahwa pada saat dana sebesar Rp25 Milyar tersebut akan disalurkan, kita diserang virus Covid-19. “Begitu Covid-19 melanda, semua kegiatan-kegiatan dialihkan termasuk dana untuk pembangunan RSUD Muara Teweh yang Rp25 milyar tersebut,” kata dia.(lna) 

image_print

Pos terkait