Buka Pesparawi, Jaya Merasa Terharu

Bupati Gumas Jaya S Monong membuka secara resmi kegiatan Pesparawi ke VII tingkat Kabupaten Gumas di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa, Rabu (25/10/202) malam. (Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong membuka secara resmi kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke VII tingkat Kabupaten Gumas di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa, Rabu (25/10/2023) malam.

Pesparawi di Napoi mengangkat Tema “ Nyanyikanlah Nyanyian Syukur Bagi Tuhan”, dan Sub Tema “ Pesarawi Sebagai Pemersatu Umat Beragama yang Menghargai Keberagaman Menuju Gunung Mas Sejahtera, Berkeadilan, dan Bermartabat.”

Di kesempatan itu, dalam sambutannya Jaya mengatakan merasa bangga dan terharu terhadap tingginya partisipasi masyarakat yang bahu membahu mempersiapkan dan menyediakan tempat untuk penyelenggaraan Pesparawi ke VII, serta mau berbagi menampung semua peserta dari 12 kecamatan termasuk didalamnya dari Kecamatan Miri Manasa selaku tuan rumah.

“Kentalnya suasana kebersamaan dalam tahap event penyelenggaraan Pesparawi ini patut menjadi contoh hidup untuk membawa kabar damai, kabar persaudaraan menuju kesatuan NKRI,” kata Jaya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pesparawi memiliki arti penting bagi kehidupan umat Kristen, karena Pesparawi adalah sebagai ungkapan sukacita, sebagi pesta iman, serta salah satu bentuk ibadah Syukur dan puji-pujian kepada Tuhan dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ibadah Gerejawi.

Beranjak dari tema dan sub tema, Jaya mengajak masyarakat Gumas bersama-sama membangun Gumas dalam kebersamaan dan kesetaraan yang berkepribadian tanpa memandang Ras, Suku dan Golongan berdasarkan ajaran agama yang dianut dan diyakini sebagai pondasi dasar untuk membentuk nilai-nilai luhur setiap insan.

“Ketika keberagaman menjadi harmoni dan kesatuan, maka hasilnya adalah kekuatan tanpa batas. Demikian dalam membangun Kabupaten Gunung Mas, tetap jaga kekompakan dan kebersamaan menuju Kabupaten Gung Mas yang berdaya saing, maju, sejahtera, mandiri dan bermartabat,” kata Jaya.

Ketua panitia Lurand dalam laporannya menyampaikan tujuan Pesparawi dalam rangka seleksi kontingen Paduan Suara Gerejawi pada 12 kecamatan se Gumas untuk persiapan mengikuti Pesparawi tingkat Provinsi Kalteng tahun 2024.

Menampung dan mendorong aspirasi umat Kristen di Gumas dalam kegiatan pembinaan kerohanian melalui kreasi seni budaya yang bernapaskan keagamaan Kristen.

Mengembangkan kreativitas seni budaya yang hidup dalam tata ibadah umat Kristen sekaligus memelihara serta melestarikan budaya bangsa, dan meningkatkan kualitas paduan suara, pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki.

“Kegiatan dimulai 25 sampai 28 Oktober. Jumlah peserta termasuk official sebanyak 1.762 orang dari 12 kecamatan se Kabupaten Gunung Mas. Kategori yang akan dilombakan sebanyak 11 kategori. Dewan juri terdiri dari 8 orang. Selain lomba, akan diselenggarakan kegiatan Musyawarah Daerah dalam rangka program kegiatan LPPD dan penetapan tempat dan waktu pelaksanaan Pespawari ke VIII tahun 2026,” terang Lurand.

Turut hadir, Wakil Bupati Efrensia LP Umbing dan suami D K Mandarana, Forkopimda Gumas, Sekretaris Daerah Gumas Richard, Pimpinan OPD Gumas, Pimpinan Lembaga Vertika dan BUMN/BUMD, sejumlah pimpinan Gereja / tokoh agama / tokoh adat / pemuda, Ketua TP PKK Ny Mimie Mariatie Jaya S Monong, serta tamu undangan lainnya. (Nov/Lsn)