Buaya Sepit Masuk Pangilar Warga Luwuk Kiri

Buaya Sepit berukuran sekitar 2 meter yang ditemukan oleh warga Desa Luwuk Kiri Kecamatan Tasik Payawan, Sabtu (23/10).(Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak
 
Buaya Sapit berukuran sekitar 2 meter ditemukan masuk Pangilar warga di desa Luwuk Kiri Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan, Sabtu (23/10).
 
Rino Kurniawan, salah seorang warga di Desa Luwuk Kanan Kecamatan Tasik Payawan mengatakan, buaya tersebut ditemukan saat pemilik pangilar akan pembangkit (mengangkat) Pangilar tersebut pada Sabtu (23/10) pagi.
 
Setelah menemukan reptil buaya Sepit berwarna kuning agak kehitam-hitaman tersebut, pemilik Pangilar yang warga Desa Luwuk Kiri itu segera meminta bantuan kepada sejumlah warga setempat.
 
“Dia minta tolong mengeluarkan dari Pangilar tersebut sekaligus mengangkatnya ke tebing (darat). Setelah diangkat ke tebing, buaya tersebut diikat dengan kuat agar tidak dapat bergerak dengan leluasa,” kata Rino.
 
Menurut pengakuan Rino, Desa Luwuk Kiri maupun warga di Desa Luwuk Kanan belum pernah melihat buaya tersebut muncul di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan. “Baru hari ini kita mengetahui adanya buaya tersebut,” tegasnya.
 
Terpisah, warga Desa Banut Kalanaman bernama Arul menyatakan, buaya yang ditemukan warga di Desa Luwuk Kiri itu, nyaris sama dengan buaya yang disaksikannya di desa Telangkah beberapa pekan yang lalu.
 
“Baik ukurannya maupun warnanya sama. Namun sayangnya, saat itu tidak bisa ditangkap lantaran begitu cepat menghilang di salah satu gorong-gorong di sungai di desa Telangkah,” ujar Arul.
 
Terkait dengan ditemukannya buaya tersebut, dirinya berharap kepada instansi terkait seperti   BKSDA bisa menindaklanjuti temuan buaya tersebut. (Kas/aw)