Buaya Sebangau Yang Terperangkap Ditemukan Mati

 

 

Buaya Pemangsa Yang terjerat perangkap yang dipasang oleh BKSDA Prov Kalteng, bersama Pihak Keluarga Korban, ditemukan sudah dalam keadaan mati. (Media Dayak/Hermawan Mihing)

 Pulang Pisau Media Dayak

 Usai salah satu warga Desa paduran sebangau dimangsa buaya dan potongan tubuh korban ditemukan mengapung di DAS Sebangau tepatnya dimuara sampang, Pihak Keluarga bersama BKSDA Provinsi Kalimantan Tengah Memasang 3 perangkap di 3 titik dimana tempat warga Paduran sebangau tersebut dimangsa buaya.

Pemasangan Perangkap yang dipasang pada Rabu (16/02/2021) oleh Pihak BKSDA, bersama Polsek Sebangau Kuala, Bhabinsa dan Kepala Desa Paduran Sebangau beserta keluarga korban tersebut pada Jumat (19/02/2021) sekitar pukul 12.30 berhasil menangkap seekor buaya dan langsung dilaksanakan pengangkatan kepinggir sungai sebangau.

Namun pada saat pengangkatan buaya tersebut kondisi buaya sudah dalam keadaan mati. Kepala Desa Paduran Sebangau Bahtiar dan Pihak BKSDA Kalteng kemudian melakukan musyawarah dengan keluarga korban untuk menanyakan apakah buaya sudah tertangkap dalam keadaan mati tersebut langsung dikubur atau dibelah perutnya.

 Namun pihak keluarga korban meminta agar buaya yang terperangkap dan mati tersebut dibelah perutnya, atas kesepakatan bersama salah satu perwakilan keluarga  melaksanakan pembelahan perut buaya tersebut. Namun setelah dilakukan pembelahan perut buaya tidak ditemukan satupun potongan tubuh korban melainkan hanya kepala babi hutan.  

Dengan telah tertangkapnya buaya, pihak keluarga korban mengaku sudah merasa lega dan puas sekalipun potongan tubuh korban tidak diketemukan. Maka selanjutnya buaya tersebut langsung dikubur ditempat dimana buaya tersebut dibelah perutnya.

Kapolres Pulang Pisau melalui Kapolsek Sebangau Kuala Ipda Bimo Setyawan, SH, Bhabinsa, BKSDA serta Kepala Desa Paduran Sebangau menghimbau kepada warga agar berhati hati dan selalu waspada saat melakukan aktivitas dialiran DAS  Sebangau serta tidak mengganggu habitat buaya yang berada di DAS Sebangau. (Hmn/Lsn)