BNPB Pusat Lakukan Koordinasi Bersama Pemprov Kalteng Terkait Penanganan Banjir

Kepala BNPB pusat Mayjen TNI Suharyanto bersama Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Wagub Kalteng Edy Pratowo saat melakukan koordinasi bersama pemerintah provinsi Kalteng terkait penangangan banjir di Kalteng di aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (20/11). (Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Mayjen TNI Suharyanto bersama jajarannya lakukan koordinasi bersama pemerintah provinsi Kalteng terkait penangangan banjir di Kalteng. “Kunjungan kerja kami dari BNPB di Kalteng kali ini dalam rangka koordinasi penanganan bencana banjir di Wilayah Kalteng dan Peninjauan lokasi banjir di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau,” paparnya di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur, Sabtu (20/11).
Mayjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa akar permasalahan banjir di Kalteng adalah menurunnya daya dukung dan daya tampung lingkungan. “Perlu waktu untuk memperbaiki lingkungan dengan melibatkan segenap komponen, Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media dan akademisi,” terangnya.
Ditegaskannya, awal tahun depan pemulihan ekosistem akan menjadi prioritas pemerintah. “Saat ini banjir sudah berangsur surut, tetapi perlu tetap waspada karena dampak La Nina akan masih terasa hingga Februari nanti,” ucap Suharyanto.
Pada sisi lain, Suharyanto menyampaikan prioritas pemerintah saat ini adalah menjamin kebutuhan dasar masyarakat terdampak. “Sebagaimana diketahui, bahwa saat ini masih dalam masa pandemi, sehingga saya juga meminta pemerintah daerah agar memfasilitasi perjaganya disiplin protokol kesehatan oleh masyarakat terutama di pengungsian,” katanya mengingatkan.
Suharyanto menegaskan bahwa BNPB akan memberikan dukungan untuk penegakan protokol kesehatan seperti tenda-tenda pengungsi terpisah, masker dan hand sanitizer.
Sementara itu, Gubernur Sugianto Sabran menyampaikan terkait dukungan penanganan banjir di wilayah Kalteng baik jangka pendek dalam masa penanganan darurat saat ini maupun jangka panjang untuk pengendalian banjir ke depannya.
Untuk penanganan jangka pendek, Gubernur Sugianto Sabran mengharapkan dukungan dari Kepala BNPB agar berkenan membantu kabupaten/kota yang terdampak banjir saat ini dengan penguatan sarana prasarananya berupa perahu untuk evakuasi dan distribusi bantuan, tenda-tenda pengungsi, selimut dan makanan siap saji.
Selain itu, untuk penanganan jangka panjang, diharapkan juga Kepala BNPB berkenan mengkoordinasikan upaya pengendalian banjir di wilayah Kalteng.
Beberapa usulan yang disampaikan diantaranya membuat sudetan pada jalur Sungai Kahayan yang merupakan pertemuan dengan Sungai Rungan sehingga bisa mengurangi debit air yang masuk ke wilayah pemukiman Kota Palangka Raya, membuat sudetan pada jalur Sungai Katingan sehingga bisa mengurangi debit air yang masuk ke wilayah Kota Kasongan serta pengerukan Sungai Kahayan, Sungai Katingan, Sungai Mentaya, Sungai Arut, Sungai Kapuas dan sungai-sungai lainnya sehingga bisa meningkatkan daya tampung sungai dan mempercepat aliran air sungai.
Terakhir, yakni relokasi pemukiman-pemukiman yang berada pada kiri kanan sungai yang selalu terdampak banjir setiap tahun. (MMC/YM/AW)