Binartha Ingatkan Proses Pengadaan Barang Dan Jasa Harus Sesuai Peraturan Yang Berlaku

Foto. Waket I DPRD Gumas Binartha.(Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua (Waket) | DPRD Gunung Mas (Gumas) Binartha yang juga Politisi Partai Golkar ini,  mengingatkan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tahun 2024 ini, agar jangan menabrak aturan sehingga  bermasalah dengan hukum. Proses pengadaan barang dan jasa harus sesuai peraturan yang berlaku.

Hal itu disampaikannya terkait telah dilaksanakannya Kick Off Penandatanganan Kontrak Bersama Pengadaan Barang / Jasa Tahun Anggaran 2024 baru-baru ini di Aula Rapat Lantai 1 Kantor Bupati Gumas.

“Kepada semua satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang didalamnya terdapat pengguna anggaran, agar cermat dan berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait pelaksanaan proyek yang bersifat lelang maupun penujukan langsung,” kata Binartha, Kamis (10/5/2024).

Obin sapaan akrabnya itu menekankan perlunya kehati-hatian dalam proses pemilihan penyedia barang dan jasa, sehingga pekerjaan yang dilaksanakan sesuai kualitasnya dan waktu penyelesaian pekerjaanya.

“Dalam pengadaan barang dan jasa, adanya etika yang harus dipatuhi dan dilaksanakan, seperti menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan kepentingan pihak terkait langsung maupun tidak langsung,” ujarnya.

Etika lainnya, tambah dia, yaitu menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang, tidak menerima, tidak menawarkan, atau tidak menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah, imbalan, komisi, rabat, dan apa saja dari atau kepada siapapun yang diketahui atau patut diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Kalau etika itu dijalankan dalam proses pengadaan barang dan jasa, tentunya tidak akan ada yang bermasalah dengan hukum ataupun adanya kerugian keuangan negara yang ditimbulkan,” tukasnya. (Nov/Lsn)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait