BI Kalteng Sediakan 11.180 Kuota Penukaran Uang Baru

Penukaran Uang Baru dalam program program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri) 2026.(Media Dayak/Ist)

Palangka Raya, Media Dayak

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyediakan 11.180 kuota penukaran uang baru bagi masyarakat di daerah setempat melalui program program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri) 2026.

“Untuk memperluas akses resmi, total kuota penukaran uang baru di Kalimantan Tengah mencapai 11.180 paket, masing‑masing bernilai Rp5,3 juta,” kata Kepala KPw BI Kalteng, Yuliansah Andrias dalam siaran pers yang diterima Media Dayak.id, Kamis (12/3/2026).

Lebih lanjut Yuliansyah Andrias mengungkapkan, Jika pada tahun‑tahun sebelumnya masyarakat harus mengantre panjang hanya untuk mendapatkan nomor penukaran, kini proses tersebut telah bertransformasi dari antrean fisik menjadi pengaturan jadwal digital yang lebih tertib dan aman.

Melalui Website PINTAR (pintar.bi.go.id), masyarakat Kalimantan Tengah dapat melihat lokasi penukaran resmi terdekat, memilih jadwal kunjungan, serta memastikan ketersediaan slot sebelum hadir di titik layanan.

“Transformasi ini tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan publik dengan mengurangi kerumunan, mengefisienkan waktu, serta memberikan kepastian pelayanan,” tutur Yuliansyah Andrias.

Edukasi mengenai pentingnya bertransaksi hanya pada layanan resmi dan peningkatan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu juga diperkuat melalui kanal digital ini, menjadikan PINTAR bukan sekadar alat pemesanan jadwal, tetapi juga ruang literasi Rupiah yang lebih modern dan mudah diakses masyarakat lintas kabupaten/kota.

“Perlu ditegaskan bahwa PINTAR bukan aplikasi di Play Store, melainkan website resmi Bank Indonesia sebuah langkah strategis untuk menjaga keamanan data masyarakat Kalimantan Tengah dan mencegah penyalahgunaan melalui aplikasi palsu yang kerap muncul menjelang Idulfitri,” tutup Yuliansyah Andrias.(rls/Aw)