BI Kalteng Ajak Masyarakat Gunakan QRIS

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah, Rihando saat menyampaikan materi pada media briefing Yu Hapa QRIS, Senin (09/03/2020).(Media Dayak/Asep)
Palangka Raya, Media Dayak
Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat daerah setempat untuk memakai Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) atau standar QR Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.
“Ayo pakai QRIS saat melakukan transaksi sehari-hari,” kata Kepala KPw BI Kalteng, Rihando saat media briefing Yu Hapa QRIS di ruang Huma Hapakat KPw BI Kalteng, Senin (09/03/2020).
Rihando menyatakan, banyak keuntungan memakai QRIS. Mulai dari faktor keamanan, yang artinya uang tidak mudah hilang atau dicuri, hingga faktor kesehatan karena mengurangi bersentuhan dengan uang yang tidak higenis.
Penggunaan QRIS, sambung Rihando, juga membantu pemerintah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Pasalnya, QRIS menjamin transparansi sehingga mencegah terjadinya kasus penggelapan pajak menggunakan pembukuan ganda.
Untuk pemerintah pusat, Pria asal Bengkulu ini menyatakan, QRIS membantu dalam mengurangi penggunaan uang tunai, yang pada akhirnya akan mengurangi anggaran untuk pencetakan uang Rupiah.
“Dari 19 penyedia jasa sistem pembayaran nontunai (PJSP) di Kalteng, 15 atau 79 persen diantaranya sudah mengadopsi QRIS. Bahkan, BRI menyampaikan bahwa seluruh merchant BRI di Kalteng yang berjumlah 203 unit sudah mengadopsi QRIS,” terangnya.
Kepala KPw BI Kalteng ini mengakui, kendala dalam penerapan QRIS di Kalteng adalah jaringan telekomunikasi yang belum mencapai daerah pelosok. Masalah yang sama juga terjadi di lokasi ekowisata seperti Taman Nasional Tanjung Puting.
“Kami berharap provider telekomunikasi dapat membangun menara telekommunikasi hingga ke pelosok dan tidak ada lagi blank spot di Kalteng. Sedangkan untuk kawasan ekowisata, kami berharap asosiasi pariwisata dapat menyediakan Wi Fi sehingga wisatawan dapat meakukan transaksi memakai QRIS,” tutupnya.(Asep)