Bersama PPWI Peduli, Jayadikarta Besuk Dua Warga Lumpuh di Desa Anjir Pulang Pisau.

Pulang Pisau, Media Dayak
Masih ingat dengan pria yang bernama Atut (27) warga Desa Anjir Pulang Pisau yang mengalami kelumpuhan selama puluhan tahun sejak ia mengalami inisiden kecelakaan motor 12 belas tahun yang silam dan sempat mengundang perhatian beberapa pihak termasuk Pemerintah Daerah melalui Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau.
Kini kembali mendapat perhatian dari legislator Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta yang sengaja berkunjung ke rumahnya, Jum’at (1/10/2021).
Kedatangan Jayadikarta sapaan akrab legislator ini didamping oleh Ketua DPC PPWI Kabupaten Pulang Pisau Riduan A. Karim bersama sejumlah awak media lainnya untuk melihat secara langsung kondisi Atut di rumah kediamannya Jalan Darung Bawan RT.11, Desa Anjir Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.
Pada kesempatan itu, selain mengunjungi keluarga Atut, Jayadi bersama rombongan juga menyempatkan waktunya untuk mengunjungi salah satu warga kurang mampu yang biasa dipanggil dengan panggilan Kai Tili (71) pria berumur yang kini kondisinya sedang sakit-sakitan, sehingga sudah tidak mampu lagi bekerja mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.
H. Ahmad Jayadikarta sendiri saat berhadapan langsung dengan kedua warga yang saat ini mengalami masa sulit tersebut merasa sangat prihatin melihat kondisi fisik mereka, ditambah lagi masalah perekonomian yang sama-sama warga kurang mampu, termasuk keluarga Atut yang saat ini hanya sebatas buruh serabutan sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun terkadang hampir tidak mampu.
Setelah menyaksikan secara langsung kondisi kedua warga itu, H. Ahmad Jayadikarta usai berbincang-bincang kemudian menyerahkan sejumlah bantuan kepada kedua warga tersebut dan dia berharap bantuan yang ia berikan bisa bermanfaat dan meringankan beban bagi keluarga Atut maupun keluarga Kai Tili.
Kepada wartawan, dirinya mengutarakan bahwa bantuan yang diberikan ini murni dari hati nurani yang paling dalam sebagai bentuk kepedulian antar sesama.
“Jadi, saya tahu dengan dua warga ini dari teman-teman kita media. Sehingga membuat saya terketuk untuk berbagi, meski bantuan ini nilainya tidak seberapa tetapi ini merupakan suatu bentuk rasa kepedulian kita pribadi kepada sesama,” ucap Jayadi.
Pada kesempatan yang sama, Jayadi menyampaikan harapannya kepada Pemkab setempat melalui dinas terkaitnya, agar pendataan bagi warga yang kurang mampu dan lain sebagainya dapat segera dibenahi. Artinya, data itu harus benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan dan kondisi saat ini.
“Makanya, saya langsung turun seperti ini bukan berarti ada maksud dan tujuan lain. Secara pribadi bantuan yang saya serahkan ini murni bentuk kepedulian antar sesama, dan juga agar saya melihat langsung kondisi warga kita yang kurang mampu di lapangan,” tuturnya sembari meminta kepada dinas terkait untuk terus update data terbaru terhadap warga yang kurang mampu.
“Dan, semoga dengan tindakan yang kita lakukan ini mampu memberikan manfaat kepada kedua keluarga tersebut dan segera diberi kesembuhan dan kesehatan,” tambahnya sembari pamit kepada kedua keluarga tersebut. (Alp/Lsn)