Berpolitik Jangan Saling Menjelekkan!

Bupati Arton S Dohong(tengah) didampingi ketua KPU Provinsi Kalteng Harmain (kanan)dan ketua KPU Gumas Stepenson (kiri saat peresmian Rumah Pintar Pemilu (RPP) dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat,pemilih pemula,pemilih perempuan dan disabilitas diaula KPU Gumas,Jumat (28/12) lalu.(Foto/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun ,Media Dayak

      Dalam berpolitik,terlebih dalam menghadapi Pemilu Legislatif(Pileg)dan Pemilu Presiden
(Pilres)17 April 2019,Bupati Gunung Mas(Gumas)Arton S Dohong mengingatkan untuk tidak saling menjelekkan,tidak  menebar Hoax(berita bohong) ataupun Fake News (berita palsu).

“Berpolitiklah dengan dewasa.Kita memang berbeda dan menganut sistem demokrasi yang mengakui adanya perbedaan,tapi perbedaan itu demi satu tujuan,” seru Arton dalam sambutannya pada Sosialisasi dan peresmian Rumah Pintar Pemilu(RPP)dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat,pemilih pemula,pemilih perempuan dan disabilitas diaula KPU Gumas,Jumat(28/12) lalu.

“Dengan  sikap politik yang dewasa,masyarakat akan dicerdaskan dalam berpolitik, menentukan pilihannya secara rasional,tidak Golput dan menggunakan hak pilihnya dengan baik,” tambah Arton.

Politikus  PDI Perjuangan itu minta jangan ada pemutarbalikan fakta atas kebenaran yang ada terhadap masyarakat,melainkan memberikan penjelasan kepada masyarakat berdasarkan fakta.

“Jangan membodohi masyarakat dengan pernyataan yang tidak faktual,” pintanya.

Melalui RPP,Arton berharap masyarakat kususnya pemilih pemula,pemilih perempuan dan disabilitas  memperoleh penjelasan komprehensif dan faktual terkait Pileg dan Pilpres bahkan Pilkada di Gumas yang sudah dilaksanakan sehingga masyarakat mendapatkan pemahaman yang baik.

“Melalui rumah pintar pemilu ini masyarakat Gunung Mas tidak ada yang Golput setelah mendapatkan penjelasan yang baik,terukur dan faktual dan menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani demi kemajuan bangsa ini dan kemajuan Kabupaten Gunung Mas kususnya,” harap Arton.

Ketua KPU Provinsi Harmain menyatakan RPP merupakan museum informasi Pemilu 2019 maupun Pilkada Gumas yang sudah dilaksanakan sehingga patut dilengkapi dengan data yang akurat.

“Rumah pintar pemilu ini memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas dan KPU wajib bekerja transparan dan tegak lurus,” ucapnya.

Ketua KPU Gumas Stepenson menyampaikan RPP ini salah satu konsep pendidikan pemilih yang dilengkapi sarana dan prasarana terkait kepemiluan.

“Rumah pintar pemilu ini dinamakan betang demokrasi,diharapkan dapat memberikan nilai positif bagi pembangunan demokrasi di kabupaten Gunung Mas,” tutur  Stepenson dalam laporannya.

Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Gumas Gumer,Kapolres Gumas AKBP Yudi Yuliadin Kepala Kesbangpol Tasa Torang,Ketua Bawaslu Gumas dan komisioner Bawaslu,komisioner KPU Gumas,sejumlah ketua dan sekretaris Parpol,beberapa pelajar,sejumlah ormas,sejumlah tokoh agama,sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.(Nov/Lsn)