Berharap Satpol PP Tertibkan Pedagang Diatas Drainase

Pasalnya, jika mereka mendagangkan dagangannya persis di atas drainase tersebut, selain mempersempit dan menganggu ruas jalan bagi masyarakat yang ingin berbelanja di pasar tersebut menurutnya, tidak menutup kemungkinan juga, akan tersumbatnya kelancaran air di dalam drainase tersebut. “Karena, sampah-sampah yang berada di atas drainase itu setiap hari akan jatuh ke dalam drainase tersebut, yang pada akhirnya terjadi penyumbatan kelancaran air di drainase tersebut,” terangnya.
Jika air di dalam drainase tersebut tidak lancar mengalirnya lantaran tersumbatnya sampah dimaksud, secara otomatis air di dalam drainase tersebut menurut legislator PPP ini, akan meluap ke jalan umum, yang mengakibatkan terganggunya masyarakat untuk berbelanja sembako dan barang komoditi lainnya di sekitar pasar tersebut. “Ironisnya lagi, mungkin saja masyarakat tidak ada yang mau berbelanja di pasar tersebut lantaran jalan untuk menuju pasar tersebut mengalami banjir,” ujarnya.
Ketika banyak pembeli yang enggan berbelanja di pasar tersebut lantaran ruas jalannya banjir, lanjutnya, maka akan berdampak pula laba yang diraih oleh para pelaku ekonomi di pasar tersebut.
Terkait hal ini, dirinya juga mengingatkan kepada semua pelaku ekonomi di pasar-pasar manapun juga agar bisa ikut membantu kebersihan lingkungan di sekitar tempat dagangannya masing-masing. Maksudnya, membuang sampah harus di TPS yang sudah disediakan oleh Pemkab Katingan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, ikut membersihkan sampah yang jatuh di dalam drainase serta memeliharanya sebaik mungkin agar aliran air di drainase di depan tokonya masing-masing tetap dalam keadaan lancar setiap saat. “Sehingga, masyarakat setempat bisa berbelanja dengan nyaman, tanpa banjir ruas jalan untuk menuju pasar tersebut,” tandas anggota dewan asal dapil Katingan I yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Hilir, Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan ini. (Kas/Lsn)