Berharap Pemkab Promosikan Wisata Budaya Katingan

Anggota DPRD Kabupaten Katingan,H.Hanafi.(Media Dayak/Ist)
 
Kasongan, Media Dayak
 
 H Hanafi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) setempat untuk mempromosikan wisata budaya Kabupaten Katingan. 
 
Harapannya ini diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Senin pagi (11/4/2022) tadi, via telpon selulernya, saat dirinya pulang dari perjalanan dinasnya dalam rangka kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Kutai Kartanegera Provensi Kalimantan Timur (Kaltim).
 
Pasalnya, menurutnya saat dirinya bersama anggota komisi II lainnya melakukan kunker ke Kabupaten Kutai Kartanegara selama lima hari, menyempatkan diri ke salah satu obyek wisata di Kabupaten tersebut, yang secara kebetulan pada saat itu mereka menggelar pestival Budaya. “Dalam pestival budaya tersebut yang kami saksikan sangat menakjubkan,” aku legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
 
Pasalnya, pestival tersebut menurutnya bukan hanya sebagai ajang promosi dan mengangkat bakat masyarakat dari budaya saja, melainkan juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten setempat. “Karena, untuk menyaksikan pestival Budaya tersebut, baik masyakarat lokal maupun masyarakat dari luar daerah wajib membayar tiket masuk ke area tersebut,” ujarnya.
 
Adapun pestival yang digelar mereka di sana menurutnya, tidak hanya digelar setahun sekali saja, tapi setiap  ada momen atau di hari-hari besar nasional dan di hari besar keagamaan serta di Hari Ulang Tahun (HUT) daerah Kabupaten setempat ataupun di HUT Provensi Kaltim. “Sehingga, kebudayaan di daerah tersebut, selalu diingat oleh semua masyarakat setempat,” tambah anggota dewan asal dapil Katingan I yang meliputi wilayah kecamatan Katingan Hilir, Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan ini.. 
 
Terkait dengan pestival tersebut, lanjutnya, para wisatawan yang menyaksikannya bukan hanya masyarakat lokal saja, melainkan juga dari berbagai daerah. Bahkan dari manca begara. (Kas/Lsn)