Berharap Pembangunan Jembatan Jahanjang Berjalan Lancar

Alat berat dari perusahaan kontraktor yang mengerjakan jembatan Jahanjang sudah mulai beroperasi di tempat kerjanya.(Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bupati Katingan Sakariyas SE berharap pembangunan infrastruktur, jembatan Jahanjang yang dibangun di Kereng Pakahi desa Jahanjang kecamatan Kamipang menuju Kereng Pangi kecamatan Katingan Hilir berjalan lancar, dan selesai tepat waktu.

Harapan orang nomor satu di bumi Penyang Hinje Simpei ini diucapkannya kepada sejumlah media, ketika dirinya meninjau bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Jum’at (16/10/2020) lalu.

Dengan lancarnya pembangunan jembatan yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) tersebut, masyarakat menurutnya akan lebih cepat pula untuk menikmatinya. “Sehingga mobilisier segala aktivitas masyarakat, terutama masyarakat setempat juga lebih nyaman dan cepat,” ujarnya.

Jika lebih cepat dalam menjalankan aktivitasnya, seperti menjual barang atau hasil pertanian dan perikanannya, lanjutnya, secara otomatis pula akan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
Terkait dengan pembanguan jembatan yang akan menghabiskan dana sekitar Rp 4 miliar lebih ini, dirinya atas nama kepala daerah di Katingan ini mengucapkan terimakasih kepada masyarakat setempat dan para tokoh masyarakatnya. “Karena telah mendukung penuh dibangunnya jembatan tersebut,” ucapnya.

Selanjutnya, kepada BPPB, dirinya juga mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya, atas terlaksananya bangunan jembatan tersebut. “Semoga ke depannyl dukungan untuk pembangunan seperti ini tetap ada untuk Kabupaten Katingan, ucapnya, seranya mengaku, jika menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) belum bisa, lantaran terbatas. 
 Sekedar diketahui, pelabuhan Kereng Pakahi yang terletak di desa Jahanjang kecamatan Kamipang, merupakan pelabuhan untuk hilir dan mudik menuju puluhan desa di wilayah kecamatan Mendawai dan Katingan Kuala.  Baik masyarakat umum maupun Bupati, wakil Bupati dan pejabat lainnya yang mau bepergian ke wilayah hilir, terutama ke kecamatan Mendawai dan Katingan Kuala, selalu menggunakan pelabuhan tersebut. 

Kesimpulannya, untuk dua wilayah kecamatan seperti Mendawai dan Katingan Kuala, sampai saat ini masih belum bisa dijalani oleh kendaraan roda dua dan empat. Bisanya hanya menggunakan kelotok dan speed boat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan. Makanya, pelabuhan berada di Kereng Pakahi itu. (Kas/Lsn)