Berharap Pelayanan di RSUD Mas Amsyar Semakin Ditingkatkan

Waket I DPRD Kab Katingan bersama rekan sejawatnya saat akan mengikuti rapat paripurna istimewa di ruang paripurna DPRD setempat, beberapa waktu lalu. (Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua (waket) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah berharap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar – Kasongan kian tahun semakin ditingkatkan. Permintaan yang ditujukannya kepada direktur RSUD Mas Amsyar beserta jajarannya itu diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Jum’at (28/6/2024) di ruang loby DPRD setempat. 

Memang legislator dari Partai Golkar ini mengakui pelayanan di RSUD Mas Amsyar ini mengalami peningkatan. Namun, peningkatannya tidak signifikan. “Pasalnya, sejauh ini masih ada saja masyarakat yang menyampaikan berbagai keluhannya terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan tersebut. “Sehingga, sebagai wakil rakyat yang mempunyai fungsi pengawasan ini mau tidak mau wajib untuk menyuarakannya kepada RSUD Mas Amsyar,” kata Nanang.

Adapun beberapa indikator yang dinilai terhadap rumah sakit dimaksud menurutnya, bukan hanya soal kebersihan infrastruktur dan lingkungan rumah sakitnya saja, yang tidak kalah pentingnya juga adalah dari sisi pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan (nakes), baik dari perawat, dokter umum, dokter spesialis maupun semua yang bekerja di rumah sakit itu. Apakah pasiennya menggunakan pembayaran cash ataukah menggunakan kartu BPJS, semuanya harus dilayani sama. Tidak ada yang berbeda. Karena’ tujuan semua pasien berobat ke rumah sakit pasti ingin minta dilayani dengan baik. “Sehingga ketika pulangnya dalam keadaan sehat. Minimal penyakit yang dideritanya berkurang dari sebelumnya,” terangnya. 

Selanjutnya, yang perlu diperhatikan juga oleh pimpinan atau direktur RSUD Mas Amsyar Kasongan ini menurutnya, terkait masalah obat-obatan dan tenaga medisnya. Stok obat-obatan agar dilengkapi. Jangan sampai ketika seorang dokter memberikan resep kepada pasien untuk mengambil di apotik yang ada di RSUD tersebut, ternyata ada beberapa obatnya yang kosong. Sehingga pasien harus menebus obat di apotik luar dengan uang sendiri. “Padahal, pasien tersebut merupakan peserta BPJS yang setiap bulannya membayar iuran BPJS,” tuturnya. 

Kesimpulannya dirinya berharap kepada semua dokter umum, dokter spesialis, perawat dan seluruh tenaga kesehatan di RSUD Mas Amsyar  tersebut agar bersungguh-sungguh memberikan pelayanan kesehatannya kepada masyarakat, ketika berobat. “Sehingga masyarakat juga lebih senang dan merasa puas terlayani di rumah sakit tersebut,” saran anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini, seraya memberikan salah satu contoh cara pelayanan yang baik, misalnya saat pasien datang di rumah sakit tersebut, sambutlah dengan senyuman yang dibarengi dengan menanyakan keperluan pasien tersebut ketika memasuki rumah sakit. (Kas/Lsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait