Banyak APD Dibuang Ke TPA

Petugas DLH, saat meninjau dan melihat langsung limbah (sampah) medis yang dibuang di TPA, Selasa(1/9) pagi (Media Dayak/Kas/Rsn)
Kasongan, Media Dayak
Dalam dua pekan ini banyak Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, tisue, bekas kotak obat-obatan serta sejenis lainnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang baru di kecamatan Katingan Hilir. “Bahkan, ada pula beberapa bekas baju APD,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan, Ir Hap Baperdo MM kepada sejumlah media, Selasa (1/9) pagi.
Padahal peralatan medis dan bekas kotak obat-obatan tersebut menurut Hap Baperdo, sudah sering diingatkan kepada siapapun juga, jika ingin membuangnya harus dikumpulkan secara khusus. “Jangan langsung dibuang langsung ke TPA, apa lagi bercampur jadi satu dengan limbah lainnya,”jelasnya
Karena, limbah medis, apa lagi yang limbah tersebut berkaitan dengan dugaan Virus Corona (Covid-19), menurutnya, sangat membahayakan bagi kesehatan kita.
Terkait dengan limbah APD, seperti limbah masker, tisue dan APD lainnya yang dibuang di TPA tersebut, dirinya yakin yang membuangnya bukan pegawai atau tenaga honor di dinas yang dipimpinnya. “Pasalnya, tenaga honor yang mengangkut sampah dari TPS ke TPA biasanya mengangkut limbah-limbah dari rumah tangga saja,” jelasnya.
Selanjutnya, jika masyarakat, klinik, atau siapa saja yang ingin membuang limbah medis dan APD, dirinya menyarankan agar tidak membuang langsung ke TPA. Tapi, dikumpulkan dulu. Kemudian, dibuat dalam plastik khusus. “Selanjutnya, baru dibuang ke tempat khusus yang memang untuk pembuangan limbah medis,” himbaunya.
Saat ini, DLH menurutnya sudah membangun tempat khusus pembuangan limbah medis yang lokasinya juga di sekitar TPA tersebut. Namanya fasilitas penguburan limbah medis, dengan jumlah sekitar 12 unit. “Di fasilitas inilah kita kubur semua limbah medis secara khusus, tidak bercampur dengan limbah lainnya,” jelas mantan kepala Dinas Kehutanan ini. (Kas/Rsn)