Bantu Masyarakat Kurang Mampu, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah Bantu

Palangka Raya, Media Dayak

      Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali membuka pasar murah guna membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan kebutuhan pokok disaat momen keagamaan sekarang ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri menyebutkan, pelaksanaan pasar murah yang dikoordinir langsung oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) sangat membantu masyarakat, mengingat ada subsidi pada tiap paket sembako yang dijual.

“Pasar murah ini untuk memberikan akses bagi masyarakat yang tidak mampu, karena ada subsidinya. Di sisi lain pemerintah juga memantau ketersediaan bahan pokok di pasaran sekaligus memastikan harganya,” kata Sekda, Kamis (9/5).

Kebutuhan bahan pokok disaat momen Ramadan sekarang ini memang cukup tinggi, yang disebabkan meningkatnya permintaan masyarakat. Pemerintah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan, yang nantinya berkerja sama melakukan monitoring ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Kemarin sudah dilakukan pengecekan di pasaran, sekaligus memastikan kestabilan harga. Memang untuk sekarang ini ketersediaan masih aman, namun tetap akan dipantau,” katanya.

Sementara itu Kepala Disdagperin Kalteng, Aster Bonawati menyebutkan, pasar murah yang dilakukan tersebut merupakan kegiatan rutin disaat momen keagamaan. Tidak hanya saat Ramadan dan Idulfitri, pasar murah juga dilakukan saat momen Natal.

Khusus di Kota Palangka Raya, pasar murah akan dipusatkan di beberapa titik kelurahan. Yakni, kawasan Flamboyan Bawah Kelurahan Pahandut, komplek Pesantren Mutiara Insan Keluarahan Palangka, halaman Masjid Jami Husada Kelurahan Kereng Bangkirai, halaman Masjid Nurul Iman Kelurahan Habaring Hurung, dan halaman Masjid Duruttaqwa Kelurahan Kalampangan.

“Pemprov Kalteng melalui Disdagperin secara keseluruhan menyiapkan tiga ribu paket sembako yang disebarkan di beberapa titik. Nanti akan berlangsung sampai beberapa hari ke depan,” ucapnya.

Paket sembako tersebut dijual dengan harga Rp50 ribu, yang berisi minyak goreng dua liter, gula pasir satu kilogram, bawang putih setengah kilogram, dan mie instan tiga bungkus. Harga paket sembako yang dijual tersebut sudah termasuk subsidi sebesar Rp20 ribu.

“Jumlah paket yang dijual di beberapa kelurahan ini berbeda-beda, tentu ini kita harapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu,” pungkasnya.(YM)