Bank Kaltang Gandeng PBS dan Kooperasi Sawit,Hadirkan Payroll Digital untuk Gaji

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong usai menyaksikan penandatanganan PKS Payroll antara Pemimpin Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun Soleman Hukubun dengan Direktu PT. Cakra Alam Persada di Jakarta, 21 Juli 2025.(Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Pemimpin Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun Soleman Hukubun menyatakan, Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Sabtu (20/9/2025) lalu, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Alltrue Palangka.

“Kegiatan digelar dalam Upaya Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun mendorong kemudahan layanan keuangan di berbagai sektor. Melalui FGD bersama perusahaan dan koperasi kelapa sawit, membahas penerapan sistem payroll atau pembayaran gaji karyawan secara digital dan terintegrasi,serta memantapkan langkah digitalisasi melalui payroll modern,” tutur Soleman, Selasa (23/9/2025).

Soleman menyebut, sistem payroll sebagai solusi pembayaran gaji yang lebih efisien, transparan, dan aman, menggantikan metode konvensional yang selama ini banyak digunakan di Perusahaan perkebunan. Dengan sistem ini (payroll), ribuan karyawan di sektor sawit akan menerima gaji langsung ke rekening bank, sehingga lebih cepat, terjamin keamanannya, dan meminimalisasi risiko kebocoran.

“Sebelumnya,21 Juli 2025 Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun telah melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama payroll dengan Direktur utama PT. Cakra Alam Persada di Jakarta, yang dihadiri Bupati Gunung Mas pak Jaya Samaya Monong,” ujar Soleman.

Solemen menjelaskan, penerapan payroll tidak hanya menguntungkan karyawan, tapi juga memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan koperasi.

“Administrasi penggajian menjadi lebih rapi, laporan keuangan lebih terstruktur, sekaligus memudahkan kepatuhan terhadap aturan perpajakan dan ketenagakerjaan,” terangnya.

“Manfaat dari sistem ini (payroll) adalah gaji karyawan dibayarkan Bank Kalteng. Mereka bisa ambil uang di ATM, juga bisa memakai produk layanan seperti  Mobile Banking, Cash Management System, serta menarik dana cash di kantor Bank Kalteng,” beber Soleman menambahkan.

Terhadap PBS yang masih dalam proses atau yang belum melakukan perjanjian kerja sama payroll,Soleman mengimbau segera menjalin kerja sama, karena PBS harus ada kontribusi khususnya terkait peningkatan PAD Gumas.

“Kenapa harus ke bank kalteng? Karena semakin besar bisnisnys akan menghasilkan laba, dimana laba itu akan kembali ke Pemkab Gunung Mas dalam bentuk pembagian deviden dimana deviden salah satu bagian dari PAD,” cetus Soleman.

Terpisah,Bupati Gumas Jaya Samaya Monong memberikan apresiasi penuh terhadap langkah Bank Kalteng Cabang Kuala Kurun yang menjalin kerja sama dengan PBS dan koperasi sawit dalam penerapan sistem payroll untuk pembayaran gaji karyawan.

Jaya mengajak PBS dan pihak swasta lainnya di Gumas untuk menggunakan Bank Kalteng dalam melakukan pembiayaan atau pembayaran gaji pegawai atau payroll.

“Tujuannya, harapan kami Bank Kalteng bisa mendapatkan lebih banyak pendapatan sehingga berpengaruh juga pada Pendapatan Asli Daerah Kabipaten Gunung Mas ini melalui deviden,” kata Jaya.

Jaya menandaskan, jika PAD Gumas meningkat, maka itu akan berpengaruh kepada pembangunan di daerah seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sektor lainnya.

Jaya menilai, digitalisasi penggajian melalui payroll akan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong inklusi keuangan di Gumas.

Menurut Jaya, sistem payroll tidak hanya mempermudah perusahaan dan koperasi dalam urusan administrasi keuangan, tapi juga memberikan manfaat nyata bagi karyawan.

“Kemitraan antara pemerintah kabupaten, sektor swasta, dan perbankan daerah seperti Bank Kalteng adalah kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi ldi wilayah ini,” pungkas Jaya.(Nov/Aw)