Kaban Kesbangpol Sugiarto bersama Ketua FKDM Anthony L.Djaga dan jajaran serta peserta rakor FKDM usai kegiatan, Kamis (6/6/2024). (Media Dayak/Ist)
Kuala Kurun, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Ruang Rapat Badan Kesbangpol Gumas,Kamis (6/6/2024).
“Rapat koordinasi ini dalam rangka kita membangun kesepahaman,sinergisitas dan kolaborasi terkait kegiatan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat di Kabupaten Gunung Mas, terutama menjelang, saat dan setelah pemilihan kepala daerah (pilkada) Gunung Mas tahun 2024 ini,” kata Pj.Bupati Gumas Herson B.Aden melalui Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Gumas Sugiarto.
Sugiarto menyebut, FKDM merupakan wadah bagi elemen masyarakat yang dibentuk dalam rangka menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat.
“Tugas dari FKDM adalah, menjaring, menampung, mengkoordinasikan, mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan (ATHG) dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangannya secara dini. Memberi rekomendasi sebagai pertimbangan bagi bupati mengenai kebijakan selanjutnya,” jabarnya.
Ia lebih lanjut menjelaskan, FKDM Gumas turut berperan dalam pilkada Gumas, dengan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta suasana yang kondusif sehingga pilkada Gumas berlangsung demokratis dan berkualitas.
“Kewaspadaan dini juga menjadi tanggung jawab masyarakat, dengan tidak mudah terpancing dan terprovokasi isu atau berita negatif yang tidak jelas kebenarannya, yang dapat merusak persatuan kesatuan. Berbeda pilihan itu hal yang wajar, namun tetap harus menjaga persatuan kesatuan dalam falsafah Huma Betang,” ujar mantan Camat Manuhing itu.
Ditambahnya, FKDM memiliki peran penting dalam mengantisipasi ancaman keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat. Kewaspadaan dini, diharapkan masyarakat dapat mengenali dan mengetahui adanya faktor yang dapat memicu konflik.
Sementara, ketua FKDM Gumas Anthony L.Djaga mengatakan, beberapa faktor yang bisa menimbulkan konflik, seperti perbedaan kepentingan,perbedaan individu,perbedaan akibat perubahan nilai-nilai dalam pembangunan,dan faktor lainnya.
“FKDM Gunung Mas berkomitmen akan menjalankan tugasnya dengan baik dalam menjaring, menampung, mengkoordinasikan, mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan dengan selalu berkoordinasi dengan badan kesbangpol, TNI/ Polri,perangkat daerah dan stakeholder lainnya,” ungkap Anthony.
Rakor juga membahas draf Peraturan Bupati (Perbup) Gumas tentang Penanganan Konflik Sosial di Gumas. Peserta rakor juga menyampaikan saran masukan terkait isi draf perbup serta potensi konflik dan penanganannya.
Turut hadir, Kasat Intelkam Polres Gumas AKP Jadiman,Sekretaris Badan Kesbangpol Gumas Haris M.Bahen, Kepala bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Mira Triyuli, Kepala bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Supriadi, perwakilan Kejari Gumas, jajaran FKDM dan Badan Kesbangpol serta undangan lainnya. (Nov/Lsn)










