Bahas Strukur APBD 2020,Komisi II Bakal Gelar RDP

Akerman Sahidar,Ketua DPRD Gumas. (Media Dayak/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun,Media Dayak

Ketua DPRD Gunung Mas (Gumas) Akerman Sahidar, mengatakan Komisi II DPRD  Gumas yang membidangi Perekonomian dan Pembangunan serta komisi I yang membidangi Pemerintahan dan Keuangan akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah, BP3D (Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah), serta Assisten yang membidangi Perekonomian dan Pemerintahan.

“(RDP) Dilaksanakan Selasa (10/3) depan. Beberapa persoalan yang akan dibahas, antara lain struktur APBD Kabupaten Gunung Mas tahun 2020,” kata Aker via seluler Sabtu (7/3/).

Melalui RDP nantinya, lanjut Aker, Dewan ingin mempertegas kembali APBD 2020 yang dalam pelaksanaannya harus sesuai peraturan yang berlaku, tepat sasaran dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Melalui APBD 2020, pembangunan daerah ini semakin ditingkatkan dalam meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” terang Aker, wakil rakyat dapil dua asal partai PDIP.

Sumber anggaran pembangunan Gumas yang salah satunya dari PAD (Pendapatan Asli Daerah), Aker berharap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang dibebani target PAD agar maksimal dalam upaya pencapaiannya.

“Kami (DPRD) berharap OPD yang dibebani target PAD dapat mencapai target itu dengan baik, bahkan sangat baik kalau bisa melampauai target,” tegas Aker.

Sebelumnya Aker menyatakan  Komisi III DPRD Gumas yang membidangi Kesejahteraan Rakyat akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Gumas.

“(RDP) Dilaksanakan Senin (9/3) depan. Beberapa persoalan yang akan dibahas, antara lain kekurangan guru SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) serta pemerataan guru yang tidak merata,” kata Aker,Senin (2/3) lalu.

“Kita (DPRD) akan mendengar penjelasan, masukan dan saran dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Gunung Mas terkait hal itu,” sambung dia.

Menurut Aker,harus ada solusi yang komprehensif terkait kekurangan guru SD dan SMP serta pemerataan guru yang tidak merata di Gumas.

“Kita (DPRD) berharap hal itu (kekurangan guru dan pemerataan guru yang tidak merata) nantinya dapat teratasi. Guru ditempatkan secara merata, dan guru yang kurang dapat dipenuhi secara gradual,” ujar Aker.

Terhadap guru SD dan SMP di Gumas, Aker berharap mereka dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik, disiplin dan mentaati aturan yang berlaku.

“Tugas guru mengajarkan ilmu pengetahuan ke peserta didik sehingga peserta didik menjadi pintar dan mengetahui materi dari disiplin ilmu yang diajarkan dan akhirnya memliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul,” katanya.(Nov/Lsn)