Asisten Setda Buka Raker Mapping Isu Strategis Sektor Transportasi di Wilayah Provinsi Kalteng

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni saat menyampaikan sambutan Gubernur Kalteng, di Swiss-Belhotel Danum, Kamis (25/4/2024).(Media Dayak/MMC Kalteng)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni mewakili Gubernur Kalteng membuka secara resmi Raker Mapping Isu Strategis Sektor Transportasi di Wilayah Provinsi Kalteng, bertempat di Swiss-Belhotel Danum, Kamis (25/4/2024). 

Raker mengusung tema “Optimalisasi Sarana Transportasi Guna Mewujudkan Peranan Kalimantan Tengah Sebagai Sentra Konektivitas di Pulau Kalimantan Melalui Perencanaan Pusat dan Daerah Yang Terpadu”.

Gubernur Kalteng melalui Asisten Ekbang Sri Widanarni saat menyampaikan Raker ini adalah merupakan forum yang strategis untuk menjawab segala permasalahan-permasalahan yang ada khususnya di bidang transportasi.

“Saya berharap kepada Kementerian Perhubungan khususnya kepada Badan Kebijakan Transportasi untuk dapat bersinergi dengan pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten/kota se-Kalteng, mengingat badan ini sangat strategis dalam pengambilan keputusan dan kebijakan teknis yang nantinya akan melaksanakan semua programnya yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Kalteng,” tutur Sri.

Beberapa hal yang ditekankan pada kesempatan tersebut yakni pertama, berkaitan dengan kerusakan jalan baik jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota khususnya di Kalteng mengingat angkutan Over Dimensi Over Loading (Odol) yang marak saat ini, sehingga terjadi kerusakan jalan yang mengakibatkan kerugian dan keresahan masyarakat.

Hal ini mengingat di Kalteng jalan nasional yang ada sebagian besar hanya Kelas III dengan muatan sumbu terberat MST 8 Ton. Selain itu, kebijakan pengelolaan jembatan timbang hanya dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dan saat ini di Provinsi Kalteng hanya terdapat ada dua jembatan timbang yaitu Jembatan Timbang Anjir Serapat Kabupaten Kapuas dan Jembatan Timbang Pasar Panas di Kabupaten Barito Timur sehingga perlu adanya penambahan jembatan timbang baru yang telah diusulkan yakni di Simpang Runtu, Lamandau dan Bagendang.

Kedua, berdasarkan data global status Report On Road Safety setidaknya terdapat 1,35 juta jiwa meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan atau lebih dari 3.690 jiwa per harinya, dan di Indonesia berdasarkan data kepolisian menunjukkan bahwa jumlah kematian akibat kecelakaan mencapai 27 ribu jiwa atau setara dengan 3-4 jiwa meninggal dunia per jam. 

Ketiga, dengan begitu potensionalnya sumber daya alam yang tersedia, Data Ekspor/Exit Gatway Provinsi Kalteng kondisi saat ini komoditas yang keluar ataupun tercatat dari Kalimantan Tengah hanya sebesar 26,24 persen sedangkan 73,77 persen tercatat melalui provinsi lain. 

Keempat, sesuai dengan Tataran Transportasi Wilayah Provinsi Kalteng, pada sektor udara diperlukan adanya peningkatan pada Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya yang diharapkan ke depan menjadi Bandara Internasional dan Pintu Gerbang Utama yang memerlukan adanya perpanjangan landasan pacu 500 Meter termasuk turning area sehingga landasan pacu nantinya akan menjadi 3.000 m dengan lebar 45 Meter dan peningkatan daya dukung landasan (PCN) dari 48 menjadi 60, agar bisa didarati jenis Airbus 330-300 kapasitas 325 seat. 

Kelima, sebagai bahan masukan penyusunan RPJMN 2025-2029 Provinsi Kalteng mendapat tema Lumbung Pangan Nasional dan Pusat Konservasi Internasional bersama ini kami sampaikan dengan adanya Pembangunan Pelabuhan Multipurpose Bahaur di Kabupaten Pulang Pisau diharapkan menjadi pintu gerbang Proyek Strategis Nasional (PSN) Food Estate di Kalteng.

Terakhir, dengan adanya IKN di Kaltim diharapkan Kalteng dapat bukan saja sebagai penyangga tetapi bagian dari IKN tersebut, mengingat luasnya wilayah Kalteng ini sehingga ke depan sistem jaringan transportasi dan moda transportasi dapat terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.(MMC/YM/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait