Arton: Pembangunan Infrastruktur Masih Belum Maksimal

Kuala Kurun, Media Dayak
Menjabat Bupati Gunung Mas (Gumas) dari tahun 2014,dan 28 Mei mendatang akan mengakhiri tugas dan kepemimpinannya, Bupati Arton S Dohong mengakui pembangunan infrastruktur di Gumas masih belum maksimal.
“Itu fakta yang harus jujur saya akui. Itu salah satu tantangan yang dihadapi daerah ini sekarang dan ke depan,” tutur Arton dibincangi akhir pekan ini.
Untuk pembangunan infrakstruktur di Gumas, Arton tegaskan perlunya perhatian dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi.
“Kemampuan keuangan kita (Gumas) kan masih belum optimal, makanya support dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi sangat diperlukan Kemajuan daerah ini tidak terlepas dari dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat dan Provinsi,” ujar Arton.
Tidak hanya pembangunan Infrastruktur, sambung Arton ,pembangunan Pendidikan dan Kesehatan, tetap prioritas dalam pembangunan Gumas ke depan. Kesehatan dan pendidikan tidak bisa dipisahkan.
“Kalau anak putus sekolah, dampak negatifnya banyak. Seperti perkawinan usia anak dan lainnya. Anak yang kawin muda, pengaruhnya untuk kesehatan banyak, seperti anak stunting (bertubuh pendek), resiko kematian saat melahirkan dan pengaruh negatif lainnya,” ucap Arton.
Ia pastikan, salah satu perhatian pemerintahan Gumas lima tahun ke depan adalah terhadap masih banyaknya anak yang putus sekolah dengan alasan hidup miskin atau alasan lainnya.
“Selama ini masih ada pandangan yang tidak sama di masyarakat terkait pendidikan. Saya dan Pak Rony selalu katakan ke masyarakat, pendidikan itu memberantas kebodohan dan kemiskinan. Sumber daya manusia yang baik hanya didapat dari pendidikan,” tutupnya.(Nov).