Antisipasi Bencana Banjir, Satpolairud Polres Seruyan Pantau Kondisi Debit Air DAS Seruyan

Kuala Pembuang,  Media Dayak 

Demi mengantisipasi terjadinya bencana banjir serta menjaga kondusifitas wilayah pesisir, personil Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Seruyan melaksanakan kegiatan monitoring dan pemantauan kondisi debit air serta cuaca di Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dipimpin oleh regu piket yang bertugas, berlangsung pada hari Senin (09/02/2026), sekira pukul 12.30 Wib s/d selesai. Lokasi pemantauan difokuskan di area Dermaga Pelabuhan Kuala Pembuang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.

Adapun personil yang melaksanakan kegiatan tersebut adalah Bripka Akhmad Rizali dan Bripka Joni Susanto.

Dalam kegiatannya, petugas tidak hanya memantau ketinggian air dan pasang surut, tetapi juga menyempatkan diri untuk memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Petugas menghimbau agar warga tidak membuang sampah ke sungai, mengingat sampah yang menumpuk dapat menghambat saluran air dan memicu terjadinya banjir.

“Berdasarkan pemantauan saat ini, kondisi debit air di DAS Seruyan mengalami pasang kecil yang mengakibatkan peningkatan debit air secara wajar. Situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali,” jelas petugas di lapangan.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi berjalan kondusif. Melalui kegiatan ini, Satpolairud Polres Seruyan berkomitmen untuk terus melaksanakan pemantauan berkala terhadap ketinggian permukaan air, mengintensifkan sosialisasi antisipasi bencana, serta memperkuat komunikasi sistem peringatan dini.

Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan pendataan terhadap lokasi-lokasi rawan bencana banjir dan menyiapkan titik-titik aman untuk evakuasi masyarakat apabila sewaktu-waktu diperlukan.

Kapolres Seruyan melalui Kasatpolairud AKP Sriyono, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya maksimal dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem demi meminimalisir risiko bencana.(Hms/ Lsn)

image_print

Pos terkait