Anak Putus Sekolah Diharapkan Dapat Menjadi Perhatian Serius Pemda

Anggota DPRD Provinsi Kalteng Muhajirin. (Media Dayak/ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Anggota DPRD Kalteng Muhajirin menjelaskan, masih adanya anak yang putus sekolah perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota.
Muhajirin mengungkapkan, angka putus sekolah di Kalteng relatif tinggi, terutama di daerah pelosok. Berbagai faktor, seperti kondisi perekonomian dan pernikahan dini, menjadi penyebab utama dari tingginya angka putus sekolah di daerah tersebut.
“Persoalan ini perlu penanganan dan intervensi dari pemda. Jika dibiarkan, dikhawatirkan dapat menimbulkan efek domino negatif terhadap pembangunan daerah,” ungkapnya, Senin (20/11/2023).
Dikatakannya, potensi efek negatif yang dapat muncul akibat tingginya angka putus sekolah, yaitu meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan di Kalteng. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya solusi konkret untuk mengatasi permasalahan ini.
“Angka putus sekolah merupakan isu serius yang harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh,”tambahnya.
Muhajirin menegaskan, fokus pembangunan di masa akan datang sangat tergantung pada generasi muda, dan masalah pendidikan menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang berkualitas.
“Kami berharap agar terdapat solusi melalui program-program seperti stimulus beasiswa bagi mereka yang kurang mampu, pelatihan dalam berbagai bidang, dan langkah-langkah konkrit lainnya,” ujarnya.
Muhajirin berharap agar Pemda Kalteng bersama dengan berbagai pihak terkait dapat bekerja sama untuk menemukan solusi yang efektif guna mengurangi angka putus sekolah. “Diharapkan akan terwujud kemajuan dan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan akses dan kualitas Pendidikan,” pungkasnya.(Ytm/Lsn)