8 Tiang Pancang Tier I Jembatan Sikan-Tumpung Laung Hilang Diseruduk Tongkang Anand 5

Tiang jembatan Montallat yang ditabarak tugboad Brahma 7 dan tongkang Anand 5 dari PT PAMA TOP dari arah Paring Lahung pada Selasa (7/9) sekitar pukul 20.00 WIB.(Media Dayak/Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
Dampak tabrakan tongkang terhadap tiang Jembatan Sikan-Tumpung Laung Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara (Barut) berakibat fatal, karena menghilangkan 8 tiang pancang pada tier I.
Dua wartawan dari PWI Barito Utara yang ikut rombongan Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan ke lokasi, Rabu (8/9/2021) pagi, Fauzinur Maulana (Media Dayak) dan Kasriadi (LBKN Antara) menginformasikan, tongkang Anand 5 dari PT PAMA TOP yang dipandu tugboat Brahma 7 menabrak Tier I Jembatan Sikan-Tumpung.
“Dari 22 tiang pancang, 8 tiang pancang hilang. Kemungkinan amblas dan tertancap ke dasar Sungai Barito. Sedangkan 8 tiang pancang yang tersisa dalam keadaan miring. Hanya enam tiang pancang yang masih tegap berdiri di lokasi,” ujar Lana, sapaan intimnya.
Seperti diberitakan terdahulu, tercatat ketiga kalinya, tongkang menabrak tiang dan fender (tiang pengaman) Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara.
Peristiwa terbaru terjadi Selasa (7/9) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Tongkang menabrak tiang jembatan tersebut. Warga merekam dan mengirimkan kejadian tersebut via media sosial.
Berdasarkan catatan berita media ini tiga peristiwa tabrakan terhadap tiang dan fender Jembatan Sikan-Tumpung Laung terjadi pada akhir Oktober 2020. Tongkang menabrak tiang pancang jembatan.
Kemudian pada Selasa 23 Juni 2021, tongkang pengangkut batu bara milik PT Kapuas Bara Utama (KBU). Tongkang dipandu oleh tug boat (TB) Ewis 16. PT KBU menabrak 9 (sembilan) tiang fender, sehingga semua tiang fender amblas dan hilang ke dasar sungai. Kerugian mencapai miliaran rupiah.
Dan pada Selasa 7 September 2021 kemarin kembali tongkang menabrak tiang jembatan. Pemilik atau penyewa tongkang belum diketahui, masih pengecekan lapangan. Berdsarkan informasi dari Dinas PUPR kapal penabrak Brahma 7 dan tongkang Anand 5 dari PT PAMA TOP dari Paring Lahung.
Dikonfirmasi soal insiden tongkang tabrak tiang Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Selasa pagi, Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma menjawab singkat, polisi sedang cek lapangan.
Terpisah, melalui pesan singkat, Selasa pagi, Kapolsek Montallat Iptu Rahmad Tuah membenarkan terjadinya insiden tersebut pada Selasa malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Adapun Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara H Fery Kusmiadi yang dikontak Selasa malam, mengatakan Rabu pagi tim Dinas Perhubungan bersama Dinas PUPR Barito Utara turun mengecek ke lapangan. “Pagi ini, kami bersama Dinas PUPR ke lapangan,” kata H Fery Kusmiadi.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara M Iman Topik melalui platform WhatsApp, Rabu pagi, membenarkan tiang jembatan yakni tiang pier 3 (P3) ditabrak tongkang. “Kami sudah diperjalanan menuju Montallat,” sebut Topik.(lna)