60 Peserta Ikuti Pelatihan Penanggulangan Karhutla

Bupati Mura, Perdie M. Yoseph ketika pemasangan tanda peserta pelatihan penanggulangan Karhutla.(Media Dayak/Lulus Riadi)
Puruk Cahu, Media Dayak
Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan kesigapan penanggulangan bahaya Kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten setempat melaksanakan pelatihan bersama penanggulangan Karhutla, belum lama ini, Minggu (10/10/2021).
Bupati Mura, Perdie M. Yoseph membuka secara resmi kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan selama empat hari itu diikuti sebanyak 60 peserta, dengan melibatkan satuan TNI-Polri, BPBD dan Brigade, KPHP, Tagana dan Damkar.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Mura, Kariadi, mengatakan, tujuan pelatihan tidak lain untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kecakapan dan ketangkasan dalam penanggulangan kebakaran.
“Selain itu meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas penanggulangan bencana Karhutla yang terjadi di wilayah Kabupaten Mura,” ujar kariadi yang juga mantan Kadis Peridagkop UKM Mura itu.
Sementara itu, Bupati Mura Perdie M Yoseph dalam arahannya menyampaikan, pencegahan dan penanggulangan bencana merupakan bagian integral pembangunan Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan yang mana akibat kebakaran hutan tidak mengenal batas wilayah.
“Maka dari itu kewaspadaan, kesigapan, pencegahan dan deteksi dini serta kesiapsiagaan kita dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan harus ditingkatkan,” Kata Perdie.
Selain itu, Perdie meminta kepada peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan dengan cermat dan seksama serta memiliki keinginan besar untuk ikut serta dalam mensukseskan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
“Karena itu antisipasi bencana diperlukan upaya kesiapsiagaan dan pencegahan dini dalam hal penanggulangan bencana yang terencana, terpadu dan menyeluruh dengan melibatkan semua potensi daerah yang ada,” tambahnya.
Menurut Perdie, pelatihan bersama penanggulangan kebakaran hutan dan lahan ini harus perlu juga pengetahuan mengenai tradisi dan kearifan lokal masyarakat setempat dalam memelihara dan memanfaatkan alam dan lingkungan secara baik, bijak dan berkelanjutan.
“Pengendalian kebakaran hutan dan lahan adalah tanggungjawab semua pihak baik pemerintah, masyarakat maupun swasta. Sehingga keberhasilan dalam rangka pengendalian kebakaran hutan dan lahan sangat tergantung dari peran aktif serta komitmen para pihak terkait,” tandasnya.(Lus/Lsn)