5 Peserta Ikuti Pelatihan Mengemudi di BLK DisnakertransKop UKM

PELATIHAN MENGEMUDI-Kadis Nakertrankop UKM Barito Utara M Mastur foto bersama dengan peserta pelatihan mengemudi di aula dinas setempat, Selasa (26/10).(Media Dayak/Disnakertranskop UKM Barut)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Sebanyak 5 (lima) orang peserta mengikuti pelatihan menyetir yang dilaksanakan oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop dan UKM) Kabupaten Barito Utara, Selasa (26/10).

Kepala Disnakertrankop UKM Barito Utara, M Mastur mengatakan meningkatknya jumlah pengangguran yang sebagian besar diantaranya adalah tenaga kerja dengan tingkat pendidikan dan keterampilan yang rendah.

“Oleh karena itu diperlukan perhatian yang serius dari Pemerintah untuk dapat menyelenggarakan pelatihan kerja untuk membekali, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja guna meningkatkan kemampuan, produktifitas dan kesejahteraan tenaga kerja beserta keluarganya sebagaimana yang diamanatkan oleh UU Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagaakerjaan,” kata Mastur saat membuka kegiatan tersebut, Selasa (26/10).

Dikatakan Mastur, berdasarkan Peraturan Pemerintah No 38 tahun 2007, tenaga kerja merupakan urusan pemerintah (urusan wajib) yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Dalam rangka pelaksanaan urusan wajib tersebut, UPT Balai Latihan Kerja Dinas Nakertrankop dan UKM Barito Utara tahun 2021 melalui program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja mengadakan pelatihan kerja berupa pelatihan mengemudi.

Selain itu kata mantan Camat Teweh Tengah ini, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 31 tahun 2006 tentang sistem pelatihan kerja nasional, pelatihan kerja adalah seluruh kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu.

“Pelatihan tenaga kerja ini terdiri dari pelatihan tenaga kerja berbasis kompetensi dan pelatihan tenaga kerja berbasis masyarakat, dan pada hari ini dilaksanakan pelatihan mengemudi, dimana para peserta akan diberi materi dasar tentang cara mengemudi,” kata Masur.

Dengan harapan materi pelatihan yang disampaikan nantinya dapat menjadi bekal yang berguna bagi para peserta, baik bekal keterampilan dan keahlian sehingga dapat dijadikan suatu lapangan kerja secara mandiri atau bekerja diperusahaan dan diharapkan para peserta terus mengembangkan diri agar lebih ahli dan terampil.

Sementara, ketua panitia kegiatan Akurnadi mengatakan pelatihan mengemudi ini dilaksanakan selama 6 hari dari tanggal 26 Oktober hingga 1 November 2021. Dan diikuti 5 (lima) peserta yang berasal dari beberapa desa di daerah ini, Kelurahan Jambu, Kelurahan Lanjas, Desa pendreh, Desa Lemo I dan Kelurahan Melayu, masing-masing 1 (satu) orang.(lna/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *