46 Warga Barut Dinyatakan Non Reaktif

RAPID TEST – Rapid Test terhadap puluhan warga yang sempat berinteraksi dengan MA di Laboratorium Kesehatan Jalan Yetro Sinseng Muara Teweh, Rabu (27/5) kemarin. (Media Dayak : ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Sebanyak 46 orang warga Kabupaten Barito Utara (Barut) dinyatakan non-reaktif setelah hasil rapid test kedua keluar. Puluhan warga masyarakat ini langsung dites cepat terkait Covid-19, diamana mereka yang pernah dekat dan berinteraksi dengan salah seorang MA yang sebelumnya sudah reaktif.

Tes cepat itu dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan Jalan Yetro Sinseng Muara Teweh, Rabu (27/5). MA merupakan warga Muara Teweh telah dinyatakan positif dan terkonfirmasi Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, H Siswandoyo mengatakan, hasil swab MA yang dikirimkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah pada Selasa (26/5) kemarin menyatakan ia positif.

“Sebelumnya kami sudah melakukan rapid test pertama. Dan hari ini sebanyak 46 orang yang pernah berinteraksi dengan MA kembali dilakukan dirapid test, Alhamdulillah hasilnya semua non-reaktif,” kata H Siswandoyo, Rabu (27/5).

Dikatakannya, kekhawatiran muncul terhadap tenaga medis yang reaktif karena mereka yang paling sering berinteraksi dengan MA yang saat ini menjalani isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab dari laboratorium.

Ia menghimbau kepada warga masyarakat di Kabupaten Barito Utara agar masyarakat jangan lengah, tetap waspada dengan mengikuti protokol pencegahan Covid-19. “Hindari kumpul-kumpul dengan orang banyak juga pakai masker kalau keluar rumah,” kata jubir Covid-19 yang juga Plt Kadis Kesehatan Barito Utara.

Saat ini, kata dia, Barito Utara kembali masuk pada zona merah karena salah satu warganya positif Covid-19. Sebelumnya warga sempat merasa tenang karena 3 (tiga) warganya dinyatakan sembuh setelah melalui serangkaian perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.(lna)