46 Jamaah Umrah Diberangkatkan, Romiadi: Siap Jalani Ibadah dengan Aman dan Khusyuk

Romiadi selaku perwakilan Agen PT Haramain Toyyibah Wisata (HTW) Muara Teweh sekaligus tour leader menyampaikan laporan kegiatan pelepasan Jamaah Umroh juara MTQH ke 33 tahun 2025 di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (25/3/2026).(foto:Media Dayak)
Muara Teweh, Media Dayak
Sebanyak 46 jamaah umrah wisata religi dari Muara Teweh dijadwalkan berangkat pada 26 Maret 2026 melalui Bandara Syamsudinoor menuju Bandara Kuala Lumpur dan langsung ke Jeddah. Kemudian ke Madinah menggunakan bus selama 6 hari dan di Mekkah selama 6 hari, kemudian pada hari ke 13 kembali ke Malaysia dan pada hari ke 14 kembali ke Indonesia melalui Bandara Syamsudinoor..
Hal tersebut disampaikan oleh Romiadi selaku Agen PT Haramain Toyyibah Wisata (HTW) Muara Teweh sekaligus tour leader dalam kegiatan pelepasan Jamaah Umroh juara MTQH ke 33 tahun 2025 di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (25/3/2026).
Romiadi menjelaskan, dari total tersebut terdapat 13 jamaah utama (juara MTQH ke 33 tahun 2025) yang masing-masing turut didampingi anggota keluarga, baik orang tua maupun kerabat, serta jamaah yang bergabung dari rombongan lain.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan memfasilitasi keberangkatan jamaah, mulai dari panitia, pihak travel, hingga seluruh petugas yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga memaparkan, jamaah akan diberangkatkan menggunakan maskapai Air Asia dengan rute Bandara Syamsudinoor menuju Kuala Lumpur, kemudian transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah.
Setibanya di Jeddah, jamaah akan melanjutkan perjalanan darat menuju Madinah untuk melaksanakan rangkaian ibadah selama enam hari, termasuk beribadah di Masjid Nabawi serta ziarah ke sejumlah tempat bersejarah.
Selanjutnya, jamaah akan menuju Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah dan berbagai rangkaian ibadah lainnya selama enam hari, termasuk mengambil miqat di Bir Ali. Bir Ali (Dzulhulaifah) adalah miqat makani (batas tempat) utama untuk berniat ihram umrah/haji bagi jamaah dari arah Madina.
“Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, jamaah akan kembali melalui Kuala Lumpur sebelum pulang ke tanah air melalui Bandara Syamsudinoor sesuai jadwal yang telah ditentukan,” jelasnya.
Romiadi juga menyampaikan bahwa meskipun sempat muncul kekhawatiran terkait situasi di beberapa wilayah Timur Tengah, hingga saat ini pelaksanaan ibadah umrah tetap berjalan aman dan lancar.
“Alhamdulillah, kondisi tetap aman sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang telah membantu dalam proses persiapan keberangkatan, termasuk pengurusan dokumen perjalanan serta fasilitas transportasi bagi jamaah.
Romiadi berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan memperoleh predikat umrah yang mabrur.(Lna/Aw)