Jangan “Kambing Tumbur”,Kontingen FBIM Gumas Harus Torehkan Prestasi

Wabup Gumas Efrensia L.P Umbing didampingi perwakilan unsur Forkopimda,Sekda Gumas Richard, Kepala Disbudpar Gumas Hansli Gonak, dan sejumlah camat bersama kontingan FBIM Gumas.(Media Dayak/Novri JKH)
Kuala Kurun, Media Dayak
Kontingen Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang mengikuti Festifal Budaya Isen Mulang (FBIM) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dilepas Wakil Bupati (Wabup) Gumas Efrensia L.P Umbing di Halaman Kantor Bupati Gumas, Sabtu (17/5/2025) pagi.
Efrensia pada arahannya mengingatkan kontingen FBIM Gumas agar jangan hanya ikut-ikutan seperti “kambing tumbur”,tapi harus memahami maksut dan tujuan dari FBIM tersebut.
“Kontingen FBIM Kabupaten Gunung Mas harus punya target, harus bisa menorehkan prestasi, dengan berapa medali emas yang bisa didapat dari 11 cabang lomba yang diikuti. Jangan asal berangkat, itu namanya kambing tumbur,” tegas Efrens.
Efrens berharap, kontingen FBIM Gumas bisa mengharumkan nama Kabupaten Gumas. Tanda terakhir dari mengharumkan nama Gumas menurut dia, salah satunya berapa medali emas yang bisa didapat dari 11 cabang lomba yang diikuti.
Saat salah satu peserta lomba tampak menimpali dengan mengatakan mendapatkan 11 medali emas, Efrens mengapresiasi hal itu,dan ia tampak sesaat meminta tanggapan Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Richard terkait cita-cita mendapatkan 11 medali emas.
“Itulah cita-cita setinggi langit. Hal itu sangat bagus kalau bisa dapat 11 medali emas, itu luar biasa, dan menurut Pak Sekda akan mendapatkan bonus kalau bisa mendapatkan 11 medali emas,” kata Efrens disambut tepuk tangan gembira dari kontingen FBIM Gumas.
Ia lebih lanjut memberikan pesan kepada kontingen FBIM Gumas,agar menjaga persatuan dan kesatuan, kekompakan, dan saling mendukung satu dengan yang lainnya dari setiap kelompok cabang lomba.
“Jagalah nama baik Kabupaten Gunung Mas. Jangan ada hal-hal yang bisa mencemarkan nama baik daerah kita ini. Semangat untuk berjuang, dengan cita-citanya bisa mendapatkan 11 medali emas dari 11 mata lomba yang diikuti,” pinta Efrens.
Efrens mengatakan, cita-cita mendapatkan 11 medali emas akan mendongkrak semangat tanding kontingen FBIM.
Mantan pejabat eselon II Pemprov Kalteng itu berpesan kepada pendamping, agar memperhatikan semua kebutuhan dan kelancaran dari peserta lomba, karena itu merupakan faktor yang mendukung keberhasilan yang bisa mendapatkan 11 medali emas.
Sementara, Ketua kontingen FBIM Gumas yang juga Kepala Bidang (Kabid) Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gumas Ahmady pada laporannya menyampaikan FBIM merupakan event runti Priovinsi Kalteng yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Priovinsi Kalteng ke-68 tanggal 23 Mei 2025.
Ahmady menuturkan, kontingen Gumas mengikuti 11 cabang lomba,yaitu parade karnaval budaya, parade tari daerah, parade karungut, permainan rakyat habayang dan balogo.
Selanjutnya, atraksi seni tradisional lawang sakepeng, olahraga tradisional manyipet, kuliner tradisional panginan sukup simpan, keterampilan tradisional manjawet uwei, lukis ornament talawang, dan pemilihan jagau dan bawi nyai Kalteng.
Perlu diketahui, tujuan event FBIM, diantaranya memperkenalkan kearifan budaya lokal, sarana promosi budaya dan pariwisata, melestarikan olahraga tradisional masyarakat Dayak Kalteng, dan wadah bagi seniman untuk dapat menampilkan kreatifitas khas masing-masing daerah sehingga dapat memotivasi untuk terus berkreasi dan berprestasi.
Turut hadir, perwakilan unsur Forkopimda, Sekda Gumas Richard, Kepala Disbudpar Gumas Hansli Gonak, sejumlah camat dan undangan lainnya.(Nov/Aw)