24 Tahun Gumas. Ketua DPRD Binartha Serukan Percepatan Kemandirian Daerah, Optimalkan SDA Jadi Mesin Pendongkrak PAD!

Ketua DPRD Gumas Binartha (ujung kiri) saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gumas Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Senin (22/6/2026).(Media Dayak/Novri J Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Memasuki usia ke-24 tahun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang besar untuk mempercepat kemandirian daerah di tengah dinamika kebijakan nasional dan efisiensi anggaran.

Ketua DPRD Gumas, Binartha, menegaskan bahwa momentum Hari Jadi ke-24 Gumas harus menjadi titik refleksi sekaligus pijakan untuk memperkuat pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Binartha usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gumas Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Senin (22/6/2026).

“Kita patut memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Atas limpahan kasih dan penyertaan-Nya, Kabupaten Gunung Mas hingga hari ini tetap mampu berjalan, bertumbuh, dan terus melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,”ujar Binartha.

Pada momentum bersejarah tersebut, figur berlatar pengusaha itu menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gumas seraya berharap daerah berjuluk Habangkalan Penyang Karuhei Tatau itu semakin maju, mandiri, dan mampu menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Binartha, perjalanan panjang pembangunan Gumas tidak lepas dari kontribusi para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan sejak awal berdirinya kabupaten tersebut. Karena itu, penghargaan setinggi-tingginya patut diberikan kepada para pemimpin terdahulu yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan dedikasinya untuk kemajuan daerah.

“Kita wajib memberikan apresiasi kepada para pemimpin Gunung Mas terdahulu, khususnya para Bupati dan Wakil Bupati yang telah purna tugas. Berkat perjuangan, pengabdian, dan karya mereka, pembangunan di Kabupaten Gunung Mas dapat terus berlanjut hingga saat ini,” ungkap Binartha.

Di sisi lain, Binartha mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memahami kondisi fiskal yang saat ini dihadapi pemerintah, mulai dari tingkat pusat, provinsi hingga daerah. Menurutnya, kebijakan efisiensi dan penyesuaian anggaran yang dilakukan pemerintah pusat merupakan bagian dari strategi untuk mendukung berbagai program prioritas nasional.

“Sebagai bagian dari pemerintahan, tentu kita harus mendukung dan menyelaraskan program-program prioritas pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota. Kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan meskipun di tengah keterbatasan anggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Gumas asal Partai Golkar itu menilai bahwa masa depan kemandirian daerah sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah dalam mengelola dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki. Kabupaten Gumas, katanya, memiliki kekayaan sektor perkebunan, pertambangan, dan kehutanan yang dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ke depan, kita harus mampu melihat dan mengelola seluruh potensi sumber daya alam yang kita miliki. Sektor perkebunan, pertambangan, dan kehutanan harus benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi daerah. Karena itu, dinas dan badan terkait harus bekerja lebih keras untuk menggali potensi PAD agar Gunung Mas semakin mandiri dan kuat secara fiskal,” pungkas Binartha.

Pernyataan Binartha tersebut menjadi sinyal kuat bahwa memasuki usia ke-24 tahun, Kabupaten Gumas tidak hanya dituntut untuk mempertahankan capaian pembangunan yang telah diraih, tapi juga berani melakukan lompatan strategis menuju daerah yang lebih mandiri, berdaya saing, dan mampu memanfaatkan kekayaan alamnya untuk kesejahteraan masyarakat.(Nov/Aw)