FOTO BERSAMA KEPSEK-Usai apel Senin, para dewan guru foto bersama dengan kepala SMPN 1 Muara Teweh, Maslan, S.Pd.I, di halaman sekolah, Senin (30/3/2026).(Media Dayak/Ist)
Muara Teweh, Media Dayak
Sebanyak 234 siswa kelas IX SMP Negeri 1 Muara Teweh akan mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 12 April 2026. Pelaksanaan TKA tahun ini difokuskan pada dua mata pelajaran utama, yakni literasi dan numerasi.
Kegiatan TKA akan dilaksanakan di aula sekolah dengan memanfaatkan perangkat Chromebook sebagai media ujian. Fasilitas tersebut merupakan bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara guna mendukung digitalisasi sistem evaluasi pendidikan di sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Muara Teweh, Maslan, S.Pd.I, saat ditemui usai pelaksanaan apel Senin menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar.
“Kami telah menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk penggunaan Chromebook yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan. Selain itu, kesiapan siswa juga terus kami tingkatkan melalui pembinaan dan latihan soal, khususnya pada literasi dan numerasi,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan perangkat digital dalam pelaksanaan TKA diharapkan mampu meningkatkan efektivitas serta transparansi dalam penilaian hasil belajar siswa.
“Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan serius dan optimal, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan akademik mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A. Surapati, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TKA berbasis digital tersebut.
“Kami terus mendorong satuan pendidikan untuk memanfaatkan teknologi dalam proses evaluasi pembelajaran. Penggunaan Chromebook ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan adaptasi terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.
Syahmiludin juga berharap pelaksanaan TKA dapat berjalan dengan lancar dan menjadi tolok ukur kemampuan dasar siswa, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi.
“Melalui TKA ini, kita ingin melihat sejauh mana kompetensi dasar siswa telah tercapai, sehingga ke depan dapat dilakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran,” tutupnya.(Lna/Lsn)











